• Manajemen Komunikasi Proyek


    Komunikasi adalah "suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.

    Manajemen Komunikasi Proyek adalah kompetensi yang harus dimiliki manajer proyek dengan tujuan utama adalah agar adanya jaminan bahwa semua informasi mengenai proyek akan sampai tepat pada waktunya, dibuat dengan tepat, dikumpulkan, dibagikan, disimpan dan diatur dengan tepat pula. Orang-orang teknologi informasi terkenal dengan memiliki kemampuan komunikasi yang rendah.

    Manajemen komunikasi proyek (MKP) dibutuhkan untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan pengembangan proyek, hasil-hasil kerja proyek, dan melakukan kooordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan. MKP menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan untuk dapat dipastikan agar informasi proyek dapat dikumpulkan, disusun, disebar, dan disimpan.Terdiri dari perencanaan komunikasi, distribusi informasi, pelaporan kinerja, dan penyelesaian administratif. Beberapa tools dan teknik dapat dimanfaatkan untuk komunikasi yang efektif, antara lain jejaring sosial, template-template yang diperlukan untuk komunikasi proyek.

    Adapun komponen-komponen kompetensi komunikasi digambarkan dalam skema berikut:

    Tahapan Manajemen Komunikasi :


    1.       Perencanaan Komunikasi (Communication Planning)
    Mendefinisikan kebutuhan komunikasi dan informasi di antara stakeholder sebuah proyek. Proses ini biasanya terjadi sebagai bagian dari Grup Proses Perencanaan. Perencanaan komunikasi merupakan proses yang sangat penting dalam proyek, mengingat seringnya kegagalan proyek terkait dengan kegagalan komunikasi.

    Rencana manajemen komunikasi adalah dokumen yang berisi arahan/tuntunan cara berkomunikasi dalam suatu proyek. Informasi yang terkandung dalam Rencana Manajemen Komunikasi (Communication Management Plan ), antar lain :
    • Kebutuhan-kebutuhan komunikasi stakeholders
    • Informasi yang akan dikomunikasikan, termasuk formatnya, isinya dan level detailnya
    • Orang yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang dimaksud
    • Orang yang harus menerima informasi yang dimaksud
    • Frekuensi/jadwal untuk menghasilkan informasi,misalkan mingguan, tiap tanggal 1, dst
    • Metoda untuk mendapatkan informasi, seperti memo, email, telepon, dsb
    • Metoda untuk memperbaharui rencana manajemen komunikasi sejalan dengan kemajuan dan pembangunan proyek
    • Metoda untuk menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan di level bawah
    • Daftar istilah/terminology

    2.       Distribusi Informasi
    Proses yang dilakukan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan informasi pada waktu yang tepat bagi setiap stakeholder. Proses ini terjadi di seluruh Grup Proses Pelaksana. Distribusi informasi dilakukan mengingat pentingnya mendapatkan informasi proyek bagi orang yang tepat, pada waktu yang tepat dengan format yang padat informasi.Manajer proyek dan tim proyek harus dapat memutuskan cara terbaik untuk mendistribusikan informasi proyek.

    Bentuk distribusi komunikasi pada proyek ada beberapa macam antara lain adalah:
    • Rapat-rapat(meetings).
    • Distribusidokumenberupahardcopy.
    • Distribusi data melalui media elektronik seperti electronic mail/E-mail, mesin fax, dan lain-lain.

    Isu Penting dalam Distribusi Informasi
    • Penggunaan teknologi
    • Cara formal atau informal
    • Penanganan informasi yang sangat penting agar dapat didistribusikan dengan efektif dan tepat waktu
    • Memilih media yang cocok untuk berkomunikasi
    • Pemahaman akan teknik komunikasi individual atau berkelompok
    • Teknik menyampaikan berita “buruk”
    • Pengaturan jumlah jalur komunikasi

    Proses distribusi informasi dapat didokumentasikan dalam Organizational Process Assets. Informasi yang diperbaharui, antara lain :
    • Lesson learned
    • Project record (surat-surat korespondensi, memo, dsb)
    • Project reports (formal-informal laporan status proyek,dsb)
    • Masukan dari stakeholders berupa kritik, saran ataupun peringatan

    3.      Pelaporan Kinerja
    Proses mengumpulkan dan menyebarkan informasi kinerja proyek, termasuk di dalamnya status reports(pelaporan status), progress measurements(pengukuran kemajuan), dan peramalan.Informasi yang terkandung didalamnya, antara lain :
    • Status reports, yang berisi tentang sejauh mana proyek sudah berjalan dalam kerangka ruang lingkup, waktu dan biaya. (Sudah berapa biaya yang digunakan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah aktivitas, apakah pekerjaan sudah dilaksana sesuai rencana,dsb)
    • Progres reports menggambarkan sejauh mana tim proyek sudah menyelesaikan pekerjaannya. Biasanya berupa laporan rutin
    • Peramalan, berisi gambaran kecenderungan proyek akan berhasil atau tidak berdasarkan apa yang sudah dikerjakan sampai titik tertentu ketika proyek sudah berjalan
    Proses ini terjadi dalam Monitoring dan Pengendalian Proses Grup.Inti dari pelaporan kinerja yaitu mengumpulkan dan menyebarkan informasi kinerja.

    4.      Mengelola stakeholders
    Proses mengelola komunikasi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan stakeholder dan penyelesaian isu-isu yang terjadi. Mengelola Stakeholder terjadi dalam Monitoring dan Pengendalian Proses Grup. Mengelola stakeholder berkaitan dengan memuaskan kebutuhan para stakeholder proyek dan menyelesaikan setiap isu yang diangkat oleh stakeholder proyek.

    Dengan menggunakan Proses Komunikasi, kita dapat:
    1. Jelas mengidentifikasi proyek kita
    2. Identifikasi stakeholder kebutuhan komunikasi kita
    3. Menjalankan jenis aktivitas komunikasi untuk mengirimkan pesan kita
    4. Pastikan orang yang tepat menerima informasi yang tepat pada waktu yang tepat

    Manajemen komunikasi memiliki 3 pendekatan, yaitu:
    • Positivistik (Fungsionalis)
    • Interpretif
    • Integratif (Kritis)
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    ALAMAT

    Jl.Cempedak Gg.Caltex no.G01

    EMAIL

    alvansya.hawari3703@student.unri.ac.id

    EMAIL

    alvansyahhawary@gmail.com

    MOBILE

    +62823 8828 9500